
Membuat Pemanas Inframerah menjadi “Cerdas”
Sebagian besar pemanas hanya berfungsi untuk menghangatkan udara saja. Akibatnya, panas tersebut akan naik ke langit-langit, sementara kaki Anda tetap dingin. Berbeda dengan pemanas inframerah; panasnya langsung menyerang tubuh dan perabotan di sekitar Anda. Rasanya seperti berdiri di bawah sinar matahari pada hari yang dingin.
Namun, keajaiban sebenarnya terjadi ketika Anda berhenti mengontrol pemanas secara manual dan membiarkan rumah Anda yang mengendalikannya.
Efek “Nyalah Secara Instan”
Keuntungan utama dari pemanas inframerah adalah tidak perlu waktu untuk “memanaskan” diri. Tidak ada radiator yang perlu menunggu beberapa menit agar panas. Cukup nyalakan saklar, dan segera saja tercipta panas.
Untuk membuat pemanas ini bekerja bersama sistem rumah pintar, Anda tidak boleh menggunakan timer biasa. Anda perlu menggunakan relay berkekuatan tinggi atau SSR (Solid State Relay) antara hub rumah pintar dan pemanas. Dengan cara ini, Anda dapat memberi instruksi kepada rumah Anda, “Saya sudah pulang,” sehingga pemanas akan langsung menyala begitu Anda masuk ke dalam rumah.
Mengatur Pengaturan Pemanas
Jika Anda memiliki banyak perangkat elektronik, jaringan Wi-Fi Anda bisa menjadi penuh. Itulah sebabnya saya lebih suka menggunakan Zigbee atau Matter. Cara ini membuat sistem tetap cepat dan andal.
Dan, demi tagihan listrik yang lebih rendah, pasangkanlah pemanas ini dengan sensor gerak. Tidak ada yang lebih buruk daripada menyadari bahwa Anda telah memanaskan kamar tamu yang kosong selama enam jam. Saya suka mengatur pemanas saya sedemikian rupa sehingga panasnya hanya aktif jika kamar tersebut benar-benar digunakan dan suhunya turun di bawah 18°C. Dengan cara ini, pemanas akan tetap berfungsi dengan baik.
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: peralatan ini membutuhkan daya yang cukup besar. Jika Anda mencoba menggunakan pemanas berkekuatan 2000W melalui soket pintar biasa, kemungkinan besar peralatan tersebut akan rusak. Jangan lakukan hal tersebut. Gunakan kontaktor yang kuat sebagai penggantinya.
Selain itu, ingatlah bahwa pemanas inframerah tidak bisa “menyimpan” panas. Begitu listrik padam, panasnya pun hilang. Jika pengaturannya terlalu ketat, pemanas akan terus menyala dan mati setiap beberapa detik. Berikan sedikit ruang dalam pengaturannya agar pemanas tetap berfungsi dengan stabil.